Presiden Palestina Bertemu Ketua Senat Prancis di Ramallah

Presiden Mahmoud Abbas, pada Rabu (20/12), bertemu ketua Senat Prancis Gerard Larcher di kota Ramallah, Tepi Barat.

Menurut kantor berita Palestina, WAFA, dalam pertemuan tersebut Abbas menyerukan gencatan senjata segera dalam perang terbaru antara Israel dan Hamas di Gaza.

Larcher dijadwalkan untuk bertemu pejabat Israel dan keluarga orang-orang yang disandera Hamas pada Kamis (21/12).

Prancis sebelumnya telah menyatakan dukungannya pada gencatan senjata dalam konflik yang sedang berlangsung.

Pada Selasa (19/12), Dewan Keamanan PBB menunda pemungutan suara mengenai resolusi untuk membawa masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza bila ada jeda pertempuran. Pemungutan suara diundur ke Rabu, dan ditunda lagi ke Kamis, dalam upaya menghindari veto lagi oleh Amerika Serikat.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, hampir 20.000 warga Palestina telah terbunuh sejak Israel melancarkan perang terhadap Hamas. PBB memperkirakan ribuan mayat lainnya terkubur di bawah reruntuhan.

Israel mengatakan 132 tentaranya tewas dalam serangan darat setelah Hamas menyerbu Israel selatan pada 7 Oktober. Serangan Hamas dilaporkan menewaskan sekitar 1.200 orang, umumnya warga sipil, dan kelompok tersebut menyandera sekitar 240 orang. [ka/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com