Parlemen Polandia Pilih Donald Tusk sebagai Perdana Menteri 

Parlemen Polandia memilih pemimpin partai berhaluan tengah, Donald Tusk, sebagai perdana menteri pada Senin (11/12). Keputusan tersebut melapangkan jalan bagi sebuah pemerintahan baru yang pro Uni Eropa setelah selama delapan tahun dikuasai oleh pihak konservatif.

Tusk menjadi perdana menteri dua bulan setelah sebuah pemilihan nasional dimenangkan oleh koalisi partai-partai yang beraliran kiri hingga konservatif yang moderat.

Partai-partai tersebut memiliki agenda yang berbeda tetapi berjanji akan bekerja sama di bawah kepemimpinan Tusk guna memulihkan standar demokrasi dan memperbaiki hubungan dengan sekutu-sekutu Polandia.

Hasil pemungutan suara adalah 248–201 dalam parlemen Polandia yang memiliki 460 kursi.

Tusk akan diambil sumpahnya oleh Presiden Andrzej Duda pada Rabu (13/12).

Hasil tersebut menandai berakhirnya periode delapan tahun yang kacau di mana di Partai Hukum dan Keadilan yang konservatif memerintah dengan dukungan besar dari rakyat Polandia, namun bersengketa dengan warga Polandia yang liberal dan juga dengan Uni Eropa dan sekutu-sekutu Barat.

Tusk diduga akan memperbaiki citra Warsawa di Brussels.

Kepemimpinannya di negara anggota Uni Eropa kelima terbesar itu akan meningkatkan posisi politisi berhaluan tengah yang pro terhadap Uni Eropa pada saat sejumlah tokoh euroskeptics atau orang yang menentang peningkatan kekuasaan Uni Eropa seperti Geert Wilders di Belanda, meraih kekuasaan. [jm/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com