Menteri Pakistan Akui Personel Keamanan Terlibat Penyelundupan

Ketika Pakistan melakukan tindakan keras secara nasional untuk mengekang penyelundupan dolar dan komoditas lainnya ke luar negeri, seorang menteri senior pemerintah mengakui bahwa pasukan keamanan terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

Pemerintahan sementara Pakistan melancarkan tindakan keras secara nasional pada bulan lalu untuk mengekang pelarian dolar secara ilegal – serta pertukaran dan transfer uang yang melanggar hukum – dalam upaya untuk memperkuat rupee yang lemah.

Dengan bantuan dari lembaga keamanan dan penegakan hukum, pihak berwenang juga menindak penimbunan dan penyelundupan gandum dan gula ke luar negeri serta masuknya produk minyak bumi Iran yang murah.

Pada konferensi pers yang menyoroti dampak tindakan keras tersebut, penjabat Menteri Dalam Negeri Sarfraz Bugti mengakui pasukan keamanan terlibat dalam penyelundupan.

Menteri Bugti kepada VOA mengatakan “100 persen benar” bahwa pejabat keamanan berperan dalam pergerakan mata uang dan komoditas lintas batas yang ilegal.

“Penyelundupan tidak terjadi dengan mengunakan unta. Itu terjadi melalui truk,” kata Bugti. “Panglima militer Pakistan telah memberi tahu rakyatnya dengan jelas… bahwa tidak hanya akan ada pengadilan militer tetapi mereka yang terlibat dalam praktik semacam itu juga akan dipenjara.” [my/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com