Mahkamah Agung AS Izinkan Patroli Perbatasan Memotong Kawat Berduri yang Dipasang di Texas

Dengan suara terpecah, Mahkamah Agung AS mengizinkan petugas Patroli Perbatasan untuk memotong kawat berduri yang dipasang oleh negara bagian Texas di perbatasan AS-Meksiko, sementara tuntutan hukum atas pemasangan kawat itu terus berlanjut.

Para hakim dengan suara 5 berbanding 4 pada Senin (22/1), mengabulkan permohonan darurat dari pemerintahan Presiden Joe Biden, yang mengalami kebuntuan dalam mengatasi permasalahan migran di perbatasan dengan pemerintah negara bagian Texas dan keberatan dengan keputusan banding yang menguntungkan negara bagian tersebut.

Kawat tajam kurang lebih sepanjang 48 kilometer tersebut yang terpasang di sungai Rio Grande di dekat kota perbatasan Eagle Pass merupakan bagian dari upaya Gubernur Texas Greg Abbott melawan pemerintah pusat dalam hal kebijakan imigrasi.

Abbott juga telah mengizinkan pemasangan penghalang terapung di Rio Grande dan mengizinkan polisi untuk menangkap dan memenjarakan ribuan migran atas tuduhan pelanggaran. Pemerintah pusat juga menggugat tindakan itu di pengadilan federal.

Pengadilan banding federal pada bulan lalu memaksa petugas federal untuk berhenti memotong kawat berduri. Sejumlah besar migran telah melintasi perbatasan di Eagle Pass dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam dokumen pengadilan, pemerintah mengatakan kawat tersebut menghalangi petugas Patroli Perbatasan untuk menjangkau para migran ketika mereka menyeberangi sungai dan bahwa undang-undang imigrasi federal mengalahkan upaya Texas sendiri untuk membendung aliran migran ke negara bagian itu.

Para pejabat Texas berpendapat, para petugas federal memotong kawat untuk membantu kelompok-kelompok yang menyeberang secara ilegal melalui sungai, sebelum membawa mereka untuk diproses.

Ketua Hakim John Roberts dan Hakim Amy Coney Barrett, Ketanji Brown Jackson, Elena Kagan dan Sonia Sotomayor memihak pemerintah federal. Hakim Samuel Alito, Neil Gorsuch, Brett Kavanaugh dan Clarence Thomas memberikan suara mendukung negara bagian Texas. [ps/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com