KPU Kukuhkan Para Capres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia pada Senin (13/11) mengumumkan para kandidat untuk pemilihan presiden tahun depan.

Pemilu yang akan digelar pada Februari tersebut akan menampilkan tiga kandidat, yaitu Menteri Pertahanan dan mantan komandan pasukan khusus Prabowo Subianto melawan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hampir 205 juta orang berhak memilih pada 14 Februari, dan pemenangnya akan menggantikan Presiden Joko Widodo setelah ia menyelesaikan dua masa jabatan maksimalnya.

KPU mengatakan ketiga kandidat yang terdaftar telah dikukuhkan setelah rangkaian pemeriksaan kelayakan dan pemeriksaan kesehatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan 3 pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dalam pemilu serentak 2024 mendatang pada Senin (13/11) di Jakarta. (VOA/Indra Yoga)

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinyatakan layak menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pemilu serentak 2024, kata Komisioner KPU Idham Holik dalam konferensi pers.

Popularitas Prabowo, 72, meningkat dibandingkan saingan terdekatnya Pranowo, menurut jajak pendapat yang diterbitkan pada hari Minggu oleh Indikator Politik Indonesia.

Calon presiden yang sebelumnya telah dua kali mencalonkan diri tersebut kini disukai oleh 39,7 persen pemilih berbanding 30 persen yang mendukung Pranowo, menurut jajak pendapat tersebut, dibandingkan dengan 36,1 berbanding 33,7 pada bulan lalu.

Pemilu presiden terperosok dalam kontroversi setelah keputusan panel peradilan yang memberhentikan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, yang merupakan saudara ipar Jokowi. Ia dinyatakan bersalah atas pelanggaran etika terkait putusan yang mengizinkan putra presiden petahana mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

Gibran Rakabuming Raka, 36, Wali Kota Surakarta, diizinkan menjadi cawapres Subianto setelah keputusan Usman yang mengubah aturan yang memperbolehkan calon di bawah usia 40 tahun mencalonkan diri jika mereka telah menduduki jabatan kepala daerah.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang mengusung Jokowi telah memilih Ganjar – yang awalnya disebut-sebut sebagai favorit – sebagai kandidatnya. Ganjar telah memilih Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud sebagai pasangannya.

Penantang ketiga, Anies, disukai kelompok-kelompok Muslim konservatif dan kelompok-kelompok Islam. Ia memilih Muhaimin, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Islam (PKB), sebagai pasangannya.

Masa kampanye resmi dimulai pada 28 November. Namun para calon presiden telah memulai tur nasional untuk mencari dukungan dari para pemilih. Presiden berikutnya akan dilantik pada Oktober mendatang, kata KPU. [ab/ka]

Sumber: www.voaindonesia.com