Kanada akan Kerahkan Kapal AL ke Haiti untuk Pengumpulan Intelijen

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan Kanada akan mengerahkan kapal angkatan laut ke Haiti untuk tujuan pengumpulan-intelijen guna memadamkan kekerasan geng yang meningkat di Haiti.

Kekerasan yang memburuk di Haiti, di mana telah terjadi lonjakan pembunuhan, pemerkosaan, dan penculikan oleh geng-geng yang semakin berani sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada Juli 2021, telah menjadi fokus pertemuan para pemimpin Karibia di Bahama dalam KTT tahunan CARICOM.

“Kami bekerja sama dengan erat untuk membantu mengatasi krisis politik, keamanan, dan kemanusiaan di Haiti,” kata Trudeau dalam pidatonya, Kamis, dalam konferensi itu. Langkah Kanada untuk mengirim kapal dilakukan tidak lama sekembalinya salah satu pesawat pengintainya dalam misi serupa untuk mengumpulkan intelijen bagi polisi Haiti.

Perdana Menteri Haiti Ariel Henry selama pertemuan reguler CARICOM ke-44 di Resor Baha Mar di Nassau, Bahamas, 16 Februari 2023. (Foto: REUTERS/Dante Carrer)

Perdana Menteri Haiti Ariel Henry telah minta intervensi militer internasional penuh untuk mengatasi kekacauan. Haiti minta bantuan dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan Oktober dan menyarankan agar AS dan Kanada memimpin pasukan ke negara itu. Sejauh ini belum ada intervensi semacam, dan tidak ada negara yang menawarkan diri untuk memimpin upaya tersebut.

Saat pertemuan para pemimpin CARICOM dibuka Rabu, Sekretaris Jenderal Carla Barnett menegaskan kembali preferensi untuk menemukan solusi yang dipimpin oleh Haiti sendiri untuk mengatasi berbagai tantangan di negara itu.

Selain para pemimpin dari 15 negara anggota CARICOM, perwakilan dari negara lain juga berpartisipasi dalam pertemuan tersebut, termasuk Kanada dan Amerika Serikat. [lt/ab]

Sumber: www.voaindonesia.com