Bocorkan Rahasia Perang Ukraina ke Rusia, Dua Warga Jerman Diadili 

Dua pria Jerman diadili di Berlin pada Rabu (13/12) dengan tuduhan membocorkan rahasia intelijen terkait perang di Ukraina kepada dinas keamanan Rusia.

Pasangan tersebut, yang hanya disebut sebagai Carsten L. dan Arthur E., dituduh oleh jaksa telah bekerja sama dengan seorang pengusaha Rusia untuk “mendapatkan informasi sensitif” dari intelijen luar negeri BND, Jerman.

Setidaknya sebagian dari intelijen diduga “terkait dengan perang di Ukraina”, kata Lisa Jani, juru bicara pengadilan pidana Berlin.

“Oleh karena itu, informasi ini sangat penting tidak hanya bagi republik federal (Jerman), tetapi juga bagi pihak Rusia,” katanya kepada wartawan.

Jani dan jaksa tidak merinci sifat informasi yang bocor tersebut, namun majalah Spiegel melaporkan bahwa hal tersebut berkaitan dengan pengawasan terhadap kelompok paramiliter Rusia Wagner.

Karena kepekaan materi terkait kasus ini, persidangan diadakan dengan pengamanan ketat, dan beberapa sesi mungkin tertutup untuk umum.

Di ruang sidang kedap suara, para terdakwa duduk terpisah di dalam kotak kaca dan menghindari saling pandang selama persidangan.

Carsten L., seorang pegawai BND, diduga telah menyerahkan dokumen dari agensi tersebut kepada Arthur E. yang kemudian menyerahkannya ke kontak di Rusia, menurut jaksa.

Antara September dan Oktober 2022, Carsten dikatakan telah mencetak atau mengambil tangkapan layar dari sembilan file internal BND.

Dokumen-dokumen tersebut diserahkan kepada Arthur E, yang diduga membawa salinan digital ke Moskow, mencetaknya dan menyerahkannya ke badan keamanan FSB Rusia.

Pasangan ini menghadapi tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi dan jika terbukti bersalah, bisa dipenjara seumur hidup. [ns/jm]

Sumber: www.voaindonesia.com