Biden dan Harris Rayakan Diwali di Gedung Putih, Singgung Terpilihnya Rishi Sunak Sebagai PM Inggris

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjadi tuan rumah perayaan Diwali di Gedung Putih pada Senin (24/10). Biden menyebut hari raya itu sebagai pengingat bahwa “masing-masing dari kita memiliki kekuatan untuk melenyapkan kegelapan.”

Festival itu melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan dan dirayakan oleh umat Hindu, Jains dan Sikh di seluruh dunia, terutama di India.

“Kita tahu bahwa selalu ada kegelapan yang mengintai, seperti yang telah terlalu sering dialami masyarakat kita,” kata Biden di hadapan para tamu.

“Sejarah kita merupakan perjuangan yang tak pernah berhenti antara cita-cita Amerika bahwa kita semua diciptakan setara dan kenyataan pahit bahwa rasisme dan rasa takut telah memisahkan kita.”

Biden mengatakan, Diwali merupakan pengingat bahwa masing-masing dari kita memiliki kekuatan untuk membawa cahaya ke dunia.

Biden menyebut perayaan Diwali di Ruang Timur Gedung Putih itu adalah perayaan terbesar yang pernah digelar Gedung Putih. Selain Biden, Ibu Negara Jill Biden dan Wakil Presiden AS Kamala Harris juga ikut serta dalam perayaan tersebut.

Harris, yang ibunya berasal dari India, mengatakan, “Saya pribadi punya kenangan manis merayakan Diwali ketika kecil,” ketika ia mengunjungi keluarganya di India.

“Malam ini, kita bergabung dengan lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia… untuk merayakan perjuangan kebaikan melawan kejahatan, pengetahuan melawan ketidaktahuan, dan cahaya melawan kegelapan,” katanya.

Sorak sorai lantas menggemuruh ketika Presiden Biden menyinggung soal terpilihnya Rishi Sunak sebagai perdana menteri Inggris pertama yang merupakan keturunan India.

“Cukup menakjubkan,” kata Biden mengenai Sunak. “Sebuah pencapaian bersejarah. Dan ini penting.”

Tahun lalu, Biden menyalakan lampu kecil yang dikenal dengan istilah diya di Gedung Putih untuk merayakan festival itu.

Perayaan tahun ini melanjutkan perayaan Diwali di Gedung Putih, yang dimulai sejak era George W. Bush. Barck Obama dan Donald Trump juga menggelar perayaan Diwali. [rd/rs]

Beberapa informasi dalam laporan ini berasal dari The Associated Press dan Reuters

Sumber: www.voaindonesia.com