AS Sangat Prihatin dengan Hilangnya Pemimpin Oposisi Rusia, Navalny

Amerika Serikat menyatakan keprihatinan setelah para rekan, dari pemimpin oposisi Rusia yang dipenjara, Alexei Navalny mengatakan bahwa mereka tidak menerima berita tentang dia atau keberadaannya baru-baru ini, Gedung Putih menyampaikan itu pada Senin.

“Kami sangat prihatin mendengar laporan–laporan ini bahwa dia kini telah hilang diduga selama sepekan dan baik perwakilannya maupun keluarganya tidak mengetahui di mana dia kini berada,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby.

“Dia seharusnya dibebaskan dengan segera, dia seharusnya tidak pernah dipenjara sejak awal,” kata Kirby kepada jurnalis yang melakukan perjalanan bersama Presiden AS Joe Biden di pesawat Air Force One, dalam penerbangan ke Philadelphia.

Kirby menambahkan, “Kami akan bekerja sama dengan kedutaan besar kita di Moskow untuk melihat seberapa banyak kita bisa ketahui terkait hal ini.”

Para rekan Navalny mengatakan pada Senin, bahwa mereka tidak mampu untuk memastikan lokasinya dalam enam hari terakhir, dan bahwa Navalny kemungkinan telah dipindahkan dari penjara di mana dia menjalani hukuman 19 tahun dalam dakwaan kasus ekstremisme.

Pengadilan pada musim panas lalu telah memerintahkan agar Navalny dipindahkan ke penjara rezim khusus yang lebih keras.

“Kami masih belum mengetahui di mana Alexei Navalny berada,” kata jurubicaranya Kira Yarmsyah di media sosial. [ns/lt]

Sumber: www.voaindonesia.com